Showing posts with label AINUL MARDIAH. Show all posts
Showing posts with label AINUL MARDIAH. Show all posts

Tuesday, March 17, 2015

GARA GARA AINUL MARDIAH

  Nama Ainul Mardiah  menjadi treding topik pembicaraan di  perumahan Griya Permai . Gara gara bang eko  yang mencuatkan  nama  yang sangat cantik tersebut.  Om Dedi  termasuk yang turut mempopulerkan   si Ainul Mardiah .dalam setiap kumpul kumpul selalu tersebut nama   itu. Bang Ansori bilang hati hati kiay (red) entar salah sebut bikin perang dunia di rumah  ". Omongan tersebut hampir benar. Suatu hari   karena keseringan menyebut nama  itu, eh di rumah  tersebut juga, padahal cuma berguman lirih oh Ainul Mardiah. Sontak Nyoya rumah menimpali, ayah teman kantor baru ya si ainul, pasti cantik ya. Kepalang tangung (sambil bergurau) kubilang aja  memang dia  sangat cantik. Muka  isteriku merah merona. dengan ketus dia bilang pantesan    lembur terus akhir akhir ini di kantor ternayata bukan kerja  cuma mau melihat si ainul ya.. Waduh waduh jadi runyam nih. Ibu (red) Si Ainul Mardiah memang sangat cantik tapi masih jauh cantik Isteriku tercinta. ah, alasan untuk ngeles , dasar laki laki cetus sang isteri. Sabar buk. Si Ainul Mardiah   memang ada dan rial tapi itu Bidadari.. Nah dengarkan Ayah (red) bacakan Hadis  tentang Ainul Mardiah  Setelah mendengarnya  , Isteriku tercinta  diam. Saat diam tersebut saya bilang. Sayang Si Ainul Mardiah memang sangat cantik namun ingat Rasul bersabda nantinya Isteri kita di dunia akan menjadi kepala/ketua  bidadari . Maka yok kita berusaha. Sayang(ibu) dan Saya (ayah)  nantinya kelak  berkumpul di zannah dengan  cara kita beramal ibadah sesuai apa yang telah Allah tentukan
    tulisan tentang Ainul Mardiah  (kutipan)

Ketika pagi hari di bulan Ramadhan, Nabi sedang memberikan targhib (semangat untuk berjihad) kepada pasukan Islam. Nabi pun bersabda, "Sesungguhnya orang yang mati syahid karena Allah, maka Allah akan menganugerahkannya Ainul Mardhiah, bidadari paling cantik di surga". Salah satu sahabat yang masih muda yang mendengar cerita itu menjadi penasaran. Namun, karena malu kepada Nabi dan sahabat-sahabat lain, sahabat ini tidak jadi mencari tahu lebih dalam mengenai Ainul Mardhiah.
Waktu Zuhur sebentar lagi, sesuai sunah Rasul, para sahabat dipersilakan untuk tidur sejenak sebelum pergi berperang. Bersama kafilah perangnya pun sahabat yang satu ini tidur terlelap dan sampai bermimpi.
Di dalam mimpinya dia berada di tempat yang sangat indah yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Dia pun bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik yang belum pernah ia lihat sebelumnya.