Pagi ini seperti biasa mengecek Facebook melihat lihat status teman dan berita bisnis online yang saya ikuti. tangan dengan lincahnya bergerak . Tiba tiba mataku melotot saat membaca tulisan uts Yusuf Masyur yang ada tulisan shalat di depan Imam, Wow, ini mesti salah tulisan ini pikir ku, ternyata saya yang salah, dan bulu kudukku berdiri ketika membacanya, makanya saya kutip tulisan tersebut dan tulisan ustadz Arifin Ilham
SERIBU PESONA SIRNA DISANA - Wajah Tampan, atau Wajah cantik yang mungkin banyak istilah penyebutan misal dibilangnya cool, imut dan apalah itu, nantinya hanyalah akan tinggal tulang belulang, didalam kubur fakta teknologi menyibak, dalam tanah kubur semua daging akan melunak menuju pembusukan. Kulit yang tadinya mempesona, akan meleleh bersama daging bercampurkan tanah, bola matapun akan lumer, lalu cacing-cacing tanahpun akan hilir mudik disekitar lubang matanya, dan lubang hidungnya.
Wajah-wajah yang mempesona, penuh hingar bingar popularitas, dalam tanah kuburan lambat laun kian tidak berbentuk. Seidola apapun para fans, setakjub apapun para jamaaah, sebanyak apapun pemungutan suara akan kharisma, didalam tanah tak berarti lagi bagi pemujanya, walau pemuja kelas berat.
Apa yang ada hanyalah senilai umur, senilai dunia, mereka yang membesarkan selain Allah akan kecewa, sebatas kehidupannya saja.
Apakah yang besar itu, semua kebanggaan, semua
kekayaan segalanya akan sirna, karena kehidupan adalah menyerahkan
sepenuhnya atas petunjuk Allah SWT, karena kehidupan sebesar ini tidak
diperuntukkan selain beribadah kepada-Nya. Menjalani nungan Islam yang
menyentuh seluruh kehidupan
Allah SWT Berfirman : Tidaklah Kuciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku (QS. Adz Dzariat : 56)
, Bila ALLAH bersumpah
atas ciptaaanNYA, menunjukkan SESUATU yg LUAR BIASA, "WAL ASHRI" Demi
Masa, Demi Abad, Demi Tahun, Demi Bulan, Demi Minggu, Demi Hari, Demi
Jam, Demi Menit, Demi Detik...semua mahlukNYA dalam KERUGIAN BESAR
kecuali YG BERIMAN, itupun rugi kecuali yg BERAMAL SHOLEH, itupun rugi
kecuali SALING MENASEHATI dalam TAUHID & KEBENARAN, itupun masih
rugi kecuali SALING MENASEHAT dalam KESABARAN & KASIH SAYANG (Tafsir
surah Al Ashr). Ingat, tdk ada satupun diantara kita yg mampu
mengulangi waktu yg sudah berlalu walau hanya satu detik, demikian pula
tdk ada yg mampu menghentikan berjalannya waktu walau hanya sedetik, krn
itulah semua PELAKU MA'SIYAT di akhirat sgt amat menyesal & minta
dikembalikan ke dunia "laula akhkhartani" walau sedetik saja (QS Al
Munafiqun 10), sampai sampai berandai andai alangkah bahagianya menjadi
MUSLIM yg TAAT (QS Al Hijr 2), krn tdk mungkin kembali lagi, masih
berandai kalau demikian adanya "lebih baik kami jadi tanah saja" (QS An
Naba 40). Krn itu sahabatku tercinta Fillah, JANGAN PERNAH SIA SIAKAN
LAGI DETIK DETIK SISA KEHIDUPAN INI, SUNGGUH WAKTU YG ALLAH BERIKAN U
BEKAL DI AKHIRAT TERLALU SEBENTAR.